Ganti Background Disini !!



Design By Alan B.g

Cara Membersihkan Virus di Flashdisk Secara Manual

0 komentar
Pada artikel ini akan dibahas tentang cara menghapus virus secara manual di flashdisk dan mengembalikan file yang telah terinfeksi virus tanpa menggunakan anti virus. Mengapa kita perlu mempelajari hal ini? Sebab saat ini kemunculan virus-virus baru sangat cepat sedangkan riset antivirus masih belum dapat mengcover seluruh virus-virus baru yang muncul. Ini sangat masuk akal sebab kebanyakan dari kita malas untuk mengirimkan file-file yang dicurigai sebagai virus (virus suspected) ke lab antivirus. Misalkan saja PCMAV, antivirus ini seringkali mencurigai sebuah file sebagai virus tetapi berapa banyak dari kita yang mau mengirimkan file-file ini ke lab PCMAV untuk dianalisa. Maka jangan heran kalau sampai beberapa versi masih saja belum dapat membasmi virus tersebut sebab belum ada yang melaporkan.

Langkah-langkah membasmi virus di flashdisk


1. Pastikan dulu bahwa komputer yang anda gunakan telah terbebas dari virus, sebab jika komputer anda telah terinfeksi virus maka percuma saja sebab flashdisk akan segera terinfeksi virus kembali. Tips-tips ini hanya untuk membersihkan virus di flashdisk dan mengembalikan filenya, bukan untuk membersihkan virus yang sudah menginfeksi komputer. Kapan-kapan penulis akan membahas artikel tentang hal ini, sebab persoalannya jauh lebih kompleks.
2. Hati-hati dalam membuka flashdisk, virus sebenarnya tidak langsung menginfeksi komputer sesaat ditancapkan di usb, jangan sekali-kali klik dua kali icon  flashdisk di my computer atau melihat file secara thumbnail misalkan untuk melihat preview gambar sebab hal-hal tersebut dapat memicu virus untuk di eksekusi. Untuk keterangan lebih lanjut anda dapat membuka artikel tentang Mencegah Virus Tanpa Antivirus. Jika anda ingin melihat file dalam flashdisk, buka My Documents atau My Computer kemudian klik toolbar folders.
Bukalah flashdisk dari pencabangan di samping sebelah kiri, dengan cara ini script autorun tidak langsung dieksekusi sehingga virus tidak langsung menginfeksi.
3. Langkah berikutnya adalah mengubah seting eksplorer agar dapat melihat hidden file dan system file. Hal ini berguna untuk melihat barangkali ada file virus yang tersembunyi.caranya adalah klik menu Tools > Folder Options, klik tab View, pilih Show Hidden Files and Folders dan hilangkan checkbox Hide Proteced operating system files (recomended). Kalo folder option tidak muncul berarti komputer anda telah terinfeksi virus sebelumnya.
Folder dan dokumen yang berwarna pudar adalah dokumen dan folder anda yang asli yang disembunyikan oleh virus, sedangkan yang tampak adalah virusnya, ketika anda klik dua kali folder dan dokumen yang palsu ini maka virus akan menular ke PC anda kemudian  virus membuka dokumen yang tersembunyi ini agar muncul dokumen asli sehingga anda tidak curiga.
4. Anda dapat menghapus satu-persatu file virus ini jika tidak terlalu banyak, tetapi jika file anda terlalu banyak dan terdapat banyak juga subfolder didalamnya maka anda dapat menggunakan search dari start menu. Dari start menu klik search kemudian pilih  All file and folders. Perhatikan gambar dibawah, selanjutnya klik More advance option, beri tanda centang di Search hidden files and folders. Pastikan tiga opsi pertama diberi tanda centang. Pilihlah drive flash disk di bagian Look in: misalkan saja Removable Disk
  • Untuk menghapus virus bertipe file aplication tulis *.exe di bagian pencarian kemudia klik search. Maka nanti akan muncul semua file yang berekstensi exe atau aplication. Blok semua file tersebut kemudian hapus. Jika anda menyimpan program dalam flashdisk maka anda harus selektif dalam menghapus file. Anda hanya boleh menghapus file yang memiliki icon bergambarkan folder atau dokumen.
  • Selain berbentuk aplikasi, virus kadang juga memiliki ekstensi berupa screensaver. Tulis *.scr dibagian pencarian kemudian klik search, hapus semua file yang memiliki icon folder dan dokumen.
  • Untuk menghapus virus VB script tulis *.vbs di pencarian, hapus semua file yang muncul. File ini memiliki icon yang berwarna biru dan biasanya tersembunyi.
  • Berikutnya hapus file script autorun.inf atau autorun.ini dengan cara search file-file tersebut. File-file ini biasanya juga tersembunyi, ia hanya sebagai pemicu agar virus dijalankan secara otomatis ketika icon flashdisk di klik dua kali di My Computer.
  • Berikutnya hapus file Thumbs.db , file ini adalah penyimpanan sementara preview gambar jika anda melihat file secara thumbnail. File ini biasanya muncul lagi ketika anda melihatnya secara thumbnail. File ini juga bisa sebagai pemicu untuk menjalankan file virus. Jadi sebaiknya anda jangan melihat file gambar secara thumbnail dari flashdisk
5. Setelah anda menghapus file-file virus tersebut, langkah berikutnya adalah mengembalikan dokumen-dokumen yang tersembunyi. Anda tidak dapat mengembalikan file tersembunyi ini dari explorer sebab biasanya atribut filenya hidden dan system sekaligus. Anda sebenarnya bisa membuka file ini di komputer yang opsi hidden dan systemnya sudah tampak. Tetapi jika anda ingin mengembalikan agar file-file tersebut normal kembali anda bisa menggunakan command prompt seperti berikut
Klik start > All Programs > Accessories > Command Prompt
Ketik F: kemudia enter (tergantung drive letter dimana flashdisk anda berada) jika di G maka ketik G: kemudian enter
Ketik attrib -s -h /s /d kemudian enter, tunggu beberapa saat sampai selesai, ini mungkin makan waktu agak lama tergantung banyaknya file anda
6. Kasus-kasus tertentu kadang virus tidak menyembunyikan dokumen anda, tetapi menggabungkan dengan file virus tersebut. Ciri-ciri virus ini anda tidak menemukan file anda bahkan pada file yang tersembunyi sekalipun, sedangkan ciri yang lain ukuran file virus berbeda-beda, ini dikarenakan dokumen anda tadi disatukan dalam file exe tersebut. Untuk memisahkannya ini sangat sulit. Tetapi anda masih punya harapan dengan  teknik mengembalikan file yang terhapus. Dokumen asli anda sebenarnya dihapus oleh virus, kemudian virus membuat salinannya yang telah digabungkan dengan file exe.
7. Kasus yang lain adalah kadang ada virus yang menggabungkan diri dengan file aplikasi (exe) yang ada di flashdisk. Hal ini sangat sulit secara kasat mata untuk dibedakan. Jadi sebaiknya memang anda tidak menyebarkan program melalui flashdisk. Lebih aman menggunakan CD atau DVD. Jika anda mengetahui betul ukuran file aplikasi yang normal, maka anda akan menemukan file yang terinfeksi berukuran lebih besar dari yang biasanya. Cara yang lain anda juga dapat melihat detail version file exe tersebut dengan cara klik kanan file aplikasi tersebut > Properties > tab Version. Silahkan teliti filenya terutama Company nya apakah berubah atau tidak. Tetapi ini juga belum menjadi jaminan sebab virus bisa saja menyalin informasi ini

cara configurasi access point TP-LINK

0 komentar
caranya konfigurasi Access Point,
Sebelumnya merk Access Point yang digunakan adalah TP-LINK, dan berikut tutorial penyettingannya. Cekidot …
  1. Pertama jelas, siapkan Access Pointnya, kemudian pasang antena, kabel arus/power, kabel LAN pada Access Point dan koneksikan kabel LAN ke komputer.
  2. Setting IP Address dengan cara masuk ke Control PanelNetwork Connections – double click pada icon Local Area Connection – pilih Internet Protocol TCP/IP – klik Properties – pilih Use the following IP Address.
  3. Isikan IP Address, misal :IP Address : 192.168.1.2
    Subnet mask : 255.255.255.0
    Preferred DNS server : 192.168.1.254
Kemudian klik OK – Close.
4.   Selanjutnya kita panggil IP Address komputer dan IP Address pada Access Point (TP-LINK) untuk mengetes apakah sudah terkoneksi dengan benar.
Klik Start – Run – ketikkan cmd tekan enter – setelah masuk ke command prompt, kita panggil IP Address komputer terlebih dahulu caranya ketik:
ping 192.168.1.2 — tekan Enter
5.   Jika berhasil maka akan keluar pesan “Reply from ….”
6.   Sekarang tinggal kita panggil IP Address pada Access Pointnya, untuk mengetahui IP Addressnya silakan lihat pada bagian bawah Access Point. Disana terdapat username, password, dan IP Addressnya. Misal IP Addressnya 192.168.1.254, maka ketikkan pada command prompt sbb:
ping 192.168.1.254 — tekan Enter
7.  Jika berhasil maka akan keluar pesan “Reply from ….”
8. Nah, sekarang tinggal penyettingan Access Pointnya. Buka browser misal Firefox, ketikkan IP Address Access Point tadi (192.168.1.254) pada Address bar tekan Enter.

9.   Masukkan username dan password Access Point (username dan password bisa Anda lihat dibagian bawah Access Point). Biasanya username : admin , password : admin. Kemudian tekan Enter.
10. Kita telah masuk dihalaman Admin AP, disinilah kita mengkonfigurasi atau me-manage semua pengaturan dan fungsi Access Point.
11.   Masuk ke tab Network, tentukan pengaturan standard sbb :
Kemudian klik Save.
12.  Lalu masuk ke tab Wireless (bawahnya tab Network), setting nama SSID misal : Alvin In The Web, Region : Indonesia, Channel : Automatic, Mode: 54Mbps (802.11g). Klik Save
13. Masuk ke tab Wireless Mode, disitu terdapat berbagai pilihan kegunaan TP-LINK ini mulai dari Access Point hingga Repeater, tinggal kita saja yang menentukan sebagai apakah TP-LINK ini. Sesuai misi kita, kita gunakan TP-LINK ini sebagai Access Point. Maka pilih Access Point dan checklist pada Enable SSID Broadcast, klik Save.

14.   Terakhir kita masuk ke tab DHCP pilih Enable klik Save.
15.   Selesai. Gimana sob mudah bukan cara penyettingannya? Sekarang tinggal kita test melalui Laptop/PDA/Perangkat Wi-Fi lainnya. Selamat mencoba …
caranya konfigurasi Access Point,
Sebelumnya merk Access Point yang digunakan adalah TP-LINK, dan berikut tutorial penyettingannya. Cekidot …
  1. Pertama jelas, siapkan Access Pointnya, kemudian pasang antena, kabel arus/power, kabel LAN pada Access Point dan koneksikan kabel LAN ke komputer.
  2. Setting IP Address dengan cara masuk ke Control PanelNetwork Connections – double click pada icon Local Area Connection – pilih Internet Protocol TCP/IP – klik Properties – pilih Use the following IP Address.
  3. Isikan IP Address, misal :IP Address : 192.168.1.2
    Subnet mask : 255.255.255.0
    Preferred DNS server : 192.168.1.254
Kemudian klik OK – Close.
4.   Selanjutnya kita panggil IP Address komputer dan IP Address pada Access Point (TP-LINK) untuk mengetes apakah sudah terkoneksi dengan benar.
Klik Start – Run – ketikkan cmd tekan enter – setelah masuk ke command prompt, kita panggil IP Address komputer terlebih dahulu caranya ketik:
ping 192.168.1.2 — tekan Enter
5.   Jika berhasil maka akan keluar pesan “Reply from ….”
6.   Sekarang tinggal kita panggil IP Address pada Access Pointnya, untuk mengetahui IP Addressnya silakan lihat pada bagian bawah Access Point. Disana terdapat username, password, dan IP Addressnya. Misal IP Addressnya 192.168.1.254, maka ketikkan pada command prompt sbb:
ping 192.168.1.254 — tekan Enter
7.  Jika berhasil maka akan keluar pesan “Reply from ….”
8. Nah, sekarang tinggal penyettingan Access Pointnya. Buka browser misal Firefox, ketikkan IP Address Access Point tadi (192.168.1.254) pada Address bar tekan Enter.

9.   Masukkan username dan password Access Point (username dan password bisa Anda lihat dibagian bawah Access Point). Biasanya username : admin , password : admin. Kemudian tekan Enter.
10. Kita telah masuk dihalaman Admin AP, disinilah kita mengkonfigurasi atau me-manage semua pengaturan dan fungsi Access Point.
11.   Masuk ke tab Network, tentukan pengaturan standard sbb :
Kemudian klik Save.
12.  Lalu masuk ke tab Wireless (bawahnya tab Network), setting nama SSID misal : Alvin In The Web, Region : Indonesia, Channel : Automatic, Mode: 54Mbps (802.11g). Klik Save
13. Masuk ke tab Wireless Mode, disitu terdapat berbagai pilihan kegunaan TP-LINK ini mulai dari Access Point hingga Repeater, tinggal kita saja yang menentukan sebagai apakah TP-LINK ini. Sesuai misi kita, kita gunakan TP-LINK ini sebagai Access Point. Maka pilih Access Point dan checklist pada Enable SSID Broadcast, klik Save.

14.   Terakhir kita masuk ke tab DHCP pilih Enable klik Save.
15.   Selesai. Gimana sob mudah bukan cara penyettingannya? Sekarang tinggal kita test melalui Laptop/PDA/Perangkat Wi-Fi lainnya. Selamat mencoba …

Download gratis Unlocker 1.9.0 Free

0 komentar
Pada kesempatan kali ini saya akan mencoba share aplikasi kecil tapi memiliki fungsi yang bisa dikatakan sangat bermanfaat sekali, yakni untuk Software menghapus file yang sulit di hapus di windows dan aplikasi ini bernama Unlocker 1.9.0.

Saya yakin sobat blogger disini pasti pernah menjumpai dimana kita ingin mendelete sebuah file, namun muncul pesan-pesan seperti berikut.

  • Cannot delete folder: It is being used by another person or program
  • Cannot delete file: Access is denied
  • There has been a sharing violation.
  • The source or destination file may be in use.
  • The file is in use by another program or user.
  • Make sure the disk is not full or write-protected and that the file is not currently in use.
Bagaimana?? Pasti pernah kan?? Nah, mungkin sobat blogger membutuhkan aplikasi Unlocker 1.9.0 ini.

Requirements :
Windows 2000 / XP / 2003 / Vista / Windows7

Download Unlocker 1.9.0 free

Cara Membobol DeepFreeze Dengan Software Anti DeepFreeze

0 komentar
Anti DeepFreeze
Anti DeepFreeze
Assalammualaikum wr. wb.
Salam sejahtera untuk Sobat blogger semua. Siapa yang gak kenal Deep Freeze. Suatu software yang biasanya digunakan pada warnet-warnet. Fungsi Deep Freeze adalah untuk mengamankan data-data dan melindungi data atau mencegah hal yang tidak diinginkan saat suatu komputer di warnet tersebut dipakai oleh klien, biasanya mencegah adanya virus dan itu terbukti sangat berhasil.

Cara kerja Deep Freeze sendiri adalah mengembalikan data seperti semula saat komputer direstart. Gampangnya, saat Deep Freeze aktif dan virus menyerang komputer, komputer kita restart. Maka semua data-data kita akan kembali seperti semula saat kita mengatur pertama kali dan tentunya virus akan otomatis hilang.

Jika kita memakai suatu komputer di warnet yang mengaktifkan Deep Freeze, maka kita tidak bisa menginstall suatu software apapun. Jika kita instal pasti akan balik lagi pengaturannya seperti semula jika di restart.

Nah, buat ngakalinnya kita harus pake software Anti Deep Freeze, Triknya pun mudah dan ampuh untuk Hack Deep Freeze di komputer yang terinstallkan Deep Freeze. Kita cukup mendownload software untuk membobol Deep Freeze. Nama softwarenya adalah, Anti Deep Freeze. Software ini sangat ampuh untuk membobol segala versi Deep Freeze, baik versi 4, versi 5, versi 6, versi 7Cara Anti Deep Freeze ini bekerja adalah hanya menonaktifkan Deep Freeze itu sendiri. Pokoknya software Anti Deep Freeze ini sangat ampuhlah untuk menghapus, menghilangkan, menonaktifkan dan membobol Deep Freeze.

Untuk cara menggunakan Anti DeepFreeze sangat gampang kok, setelah di exstrak dari .rar tinggal double klik, dan pilih bypass atau open new prosess, klik start selesai dah.



Silahkan download softwarenya dengan mengklik link ini :
Nah, hanya ini yang dapat saya share pada postingan Cara Membobol DeepFreeze Dengan Software Anti DeepFreeze. Kurang lebihnya saya minta maaf yang sebesar-besarnya, harap gunakan software ini dengan bijak.
Wassalammualaikum wr. wb.

Install Mikrotik Dengan Winbox

0 komentar
MikroTik RouterOS™ adalah sistem operasi dan yang dapat digunakan untuk menjadikan komputer
manjadi router network yang handal, mencakup berbagai fitur lengkap untuk network dan wireless.
Kemudian di extrack dan kemudian burn ke CD itu file ISO nya.
1. Install Mikrotik OS

Siapkan PC, minimal Pentium I juga gak papa RAM 64,HD 500M atau pake flash memory 64
Di server / PC kudu ada minimal 2 ethernet, 1 ke arah luar dan 1 lagi ke Network local
Burn Source CD Mikrotik OS masukan ke CDROM
Boot dari CDROM
Ikuti petunjuk yang ada, gunakan syndrom next-next dan default
Install paket2 utama, lebih baiknya semua packet dengan cara menandainya (mark)
Setelah semua paket ditandai maka untuk menginstallnya tekan “I”
Lama Install normalnya ga sampe 15menit, kalo lebih berarti gagal, ulangi ke step awal
Setelah diinstall beres, PC restart akan muncul tampilan login
2. Setting dasar mikrotik
Langkah awal dari semua langkah konfigurasi mikrotik adalah setting ip
Hal ini bertujuan agar mikrotik bisa di remote dan dengan winbox dan memudahkan kita untuk
melakukan berbagai macam konfigurasi
Login sebaga admin degan default password ga usah diisi langsung enter
Gantilah dengan ip address anda dan interface yg akan digunakan untuk meremote sementara
Di sini akan saya terangkan dengan menggunakan 2 cara yaitu dengan dengan text dan winbox.
I. Langkah setting Mikrotik TEXT
————————————————
Mari kita mulai dengan asumsi proses install sudah berhasil
1. Install – OK
2. Setting IP eth1 222.124.xxx.xxx (dari ISP)
perintah :
ip address add address 222.124.xxx.xxx netmask 255.255.255.xxx interface ether1
IP tersebut adalah IP public / IP yang yang ada koneksi Internet
3. Setting IP eth2 192.168.1.254
perintah :
ip address add address 192.168.1.254 netmask 255.255.255.0 interface ether2
IP tersebut adalah IP Local anda.
Sekarang lakukan ping ke dan dari komputer lain, setelah konek lanjutkan ke langkah
berikutnya, kalo belum ulangi dari langkah no 2.
4. Setting Gateway
perintah :
ip route add gateway=222.124.xxx.xxx (dari ISP)
5. Setting Primary DNS
perintah :
ip dns set primary-dns=203.130.208.18 (dari ISP)
6. Setting Secondary DNS
perintah :
ip dns set secondary-dns=202.134.0.155 (dari ISP)
7. Setting Routing masquerade ke eth1
perintah :
ip firewall nat add chain=srcnat action=masquerade out-interface=ether1
Untuk terakhir lakukan test ping ke Gateway / ke yahoo.com, bila konek maka Mikrotik anda dah siap
di gunakan.
II. Langkah setting Mikrotik Via WinBox
———————————————————-
1. Setelah install Mikrotik sudah OK, selanjutnya masukkan IP sembarang untuk remote.
Misal
ip address add address 192.168.1.254 netmask 255.255.255.0 interface ether2
Kemudian buka browser dengan alamat IP tadi, dan download Winbox
Web Mikrotik

2. Buka Winbox yang telah di download tadi
3. Di tampilan Winbox, pada kolom Connect To masukkan no IP tadi (192.168.1.254) dengan
Login : admin password : kosong. Kemudian klik tombol Connect
Tampilan Login Awal Winbox
4. Login ke Mikrotik Via Winbox berhasil
Tampilan Jika Login Sukses
5. Klik IP —> ADDRESS
Setting Ip address
6. Ini adalah tampilan dari address
Tampilan Address
7. Kemudian masukkan IP public (dari ISP)
Set IP Public
8. Ini daftar IP pada 2 ethernet
Daftar IP

9. Setting Gateway, IP —> Routes
Gateway Router
10. Masukkan IP GATEWAY (dari ISP)
IP Gateway dari ISP


11. Hasil ROUTING
Hasil Routing

12. Masukkan Primary DNS dan Secondary DNS (dari ISP)
Kemudian klik Apply dan OK
Set DNS

13. Setting MASQUERADE
Seting Nat ( Masquerade)

14. Klik IP —> Firewall
15. Kemudian pilih NAT
16. Pada tab General
pada Chain pilih srcnat
pada Out. Interface pilih ether1
pada tab Action pilih masquerade
Kemudian klik Apply dan OK
Seting Firewall


Setting Masquerade

Categori

Selamat Datang Di Blog alankomputer.blogspot.com

Semoga artikel-artikel dapat membantu/mempermudah kalian dalam belajar

Disamping ini adalah Login menggunakan JQuery. Login Form Disamping hanya Contoh dan tidak dapat digunakan layaknya Login Form FB, Karena Blog ini terbuka untuk umum tanpa perlu mendaftar menjadi Member

Tutorial Blog

Untuk membuatnya Silahkan : Klik Disini

Member Login

Lost your password?

Not a member yet? Sign Up!